Prodi Hubungan Internasional Unesa Gelar Guest Lecture bersama Dr. Thomas Wilkins dari University of Sydney, Dukung Pencapaian SDGs 4, 16, dan 17
SURABAYA – Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Negeri Surabaya, sukses menggelar guest lecture dengan mengundang Dr. Thomas Wilkins dari University of Sydney dengan tajuk “Understanding the Indo-Pacific: China’s BRI, Australia’s Strategic Response and Sustainable Development.” Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung I6 Srikandi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, pada 1 Oktober 2026. Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa Hubungan Internasional, tetapi juga dihadiri oleh beberapa mahasiswa dari Program Studi Ilmu Politik yang tertarik dengan topik dan pembahasan yang diangkat dalam kegiatan ini.
Kegiatan ini merupakan inisiasi Ibu Maya Mustika selaku Koordinator Program Studi untuk mengundang dan mengajak Dr. Thomas Wilkins, yang merupakan Associate Professor in International Security, Faculty of Arts and Social Sciences, University of Sydney, untuk memberikan pengetahuan seputar ilmu Hubungan Internasional. Dr. Thomas Wilkins merupakan seorang ahli dalam Asia-Pacific/Indo-Pacific security affairs dan berfokus pada kebijakan strategis serta kebijakan luar negeri Australia dan Jepang.
Kegiatan guest lecture ini dibuka dengan sambutan Bapak Harmanto selaku Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UNESA. Dalam sambutannya, beliau mengatakan bahwa, “Ini sangat menarik karena Indo-Pacific dan China’s BRI sangat strategis di era yang tanpa batas ini, bukan hanya masalah ekonomi, politik, dan pertahanan, tetapi juga security civilization.” Dalam sambutannya, beliau berharap kegiatan ini dapat menginspirasi mahasiswa untuk berpikir kritis tentang bagaimana peran strategis Indo-Pacific dan China’s BRI.
Orientasi pembahasan guest lecture ini berfokus pada current issue in AUS FSP (economic security, defence, building new alliance, domestic politics) dengan pendekatan pembahasan yang mudah dipahami dan interaktif sehingga meningkatkan antusiasme para mahasiswa yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Dr. Thomas Wilkins juga menggunakan pendekatan dengan memberikan contoh studi kasus yang berkaitan dengan topik pembahasan yang diangkat dalam kegiatan ini sehingga materi yang disampaikan dapat dipahami dengan mudah dan semakin menarik untuk dibahas.
Ibu Annisa Ridhatul, yang merupakan salah satu dosen Program Studi Hubungan Internasional, dalam pembukaan sesi penyampaian materi juga mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kesempatan bagi para mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional UNESA untuk mendapatkan ilmu baru dari seorang ahli. Para mahasiswa juga diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik mungkin untuk bertanya dan mendapatkan ilmu yang dibutuhkan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Hubungan Internasional UNESA dapat memperoleh cakrawala keilmuan yang baru dan meningkatkan motivasi untuk selalu berpikir kritis dalam menghadapi dinamika global. Melalui kegiatan tersebut, FISIPOL UNESA menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4 (Quality Education) melalui peningkatan wawasan mahasiswa mengenai dinamika geopolitik dan pembangunan berkelanjutan, SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui pemahaman mengenai perdamaian, stabilitas, dan hubungan strategis di kawasan Indo-Pasifik, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui pembahasan mengenai kerja sama internasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Penulis: ANAA